-->

Soal Asli, Pembahasan dan Kunci Jawaban TPS PBM 2021

Silahkan disimak soal asli, pembahasan, dan kunci jawaban program Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 dalam ujian Tes Potensi Skolastik Pemahaman Bacaan dan Menulis (TPS PBM) dibawah ini untuk dijadikan bahan pengetahuan:


Silahkan disimak soal asli, pembahasan, dan kunci jawaban program Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 dalam ujian Tes Potensi Skolastik Pemahaman Bacaan dan Menulis (TPS PBM) dibawah ini untuk dijadikan bahan pengetahuan:


TPS-PEMAHAMAN BACAAN & MENULIS


Simak kalimat dibawah ini untuk soal no.1 sampai no.6

(1) Dewasa ini ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata. 

(2) Akibatnya, krisis lingkungan yang terjadi dalam skala nasional dan global, sudah sampai pada tahap yang serius mengancam eksistensi planet bumi tempat manusia, hewan, dan tumbuhan melangsungkan kehidupan. (3) Salah satu indikator kerusakan lingkungan adalah adanya degradasi lahan cukup nyata di depan mata. 

(4) Misalnya, banjir tahunan yang semakin besar dan meluas, sedimentasi sungai dan danau, tanah longsor, dan kelangkaan air, baik secara kuantitas ataupun kualitas. (5) Polusi air dan udara, pemanasan global, perubahan iklim, kefanaan spesies tumbuhan dan hewan, serta ledakan hama dan penyakit merupakan gejala lain yang serius mengancam penghidupan di planet bumi.

(6) Berbagai kasus kerusakan lingkungan yang terjadi dalam lingkup nasional dan global tersebut berakar dari perilaku manusia yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungannya. (7) Sebagai contoh dalam lingkup lokal, misalnya penebangan liar dan perusakan ekosistem hutan yang terjadi hampir seluruh pulau Indonesia. 

(8) Salah satu akibat yang dirasakan oleh masyarakat adalah banjir yang terjadi di berbagai pelosok tanah air. (9) Bahkan, di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang merupakan peristiwa rutin tiap tahun. (10) Bencana banjir sudah pasti menyebabkan berbagai korban, kesusahan, dan kerugian harta benda, bahkan nyawa manusia.

(8) Salah satu akibat yang dirasakan oleh masyarakat adalah banjir yang terjadi di berbagai pelosok tanah air. (9) Bahkan, di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, dan Semarang merupakan peristiwa rutin tiap tahun. (10) Bencana banjir sudah pasti menyebabkan berbagai korban, kesusahan, dan kerugian harta benda, bahkan nyawa manusia.

(11) Ada berbagai bentuk kerusakan lingkungan di muka bumi ini, tetapi selalu manusia yang menjadi penyebab utama. (12) Peningkatan jumlah penduduk yang sangat pesat, juga telah mengakibatkan terjadinya eksplorasi berlebihan terhadap sumber daya alam. 

(13) Hal itu terlihat pada eksplorasi hutan dan tambang yang memacu terjadinya kerusakan lingkungan dan degradasi lahan. (14) Padahal lahan dengan sumber dayanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan hewan, tumbuhan, dan manusia. 

(15) Kesalahan cara pandang dan pemahaman manusia tentang sistem lingkungan memunyai andil besar terhadap kerusakan lingkungan. (16) Cara pandang demikian telah melahirkan perilaku yang eksploitatif dan tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian sumber daya alam dan lingkungan.


1. Gagasan utama paragraf pertama adalah ….

A. kerusakan alam dan lingkungan hidup akibat ulah manusia

B. terancamnya eksistensi planet bumi akibat krisis lingkungan

C. adanya banjir tahunan akibat kerusakan lingkungan hidup

D. adanya krisis lingkungan dalam skala nasional dan global

E. ledakan hama dan penyakit merupakan gejala lain yang serius mengancam penghidupan di planet bumi


Pembahasan:

Gagasan utama adalah pokok pikiran yang menjiwai suatu paragraf. Gagasan utama paragraf tersebut adalah pada kalimat (1) Dewasa ini, ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata. Dengan demikian gagasan utamanya ”kerusakan alam dan lingkungan hidup sebagai akibat ulah manusia”.

Jawaban: a


2. Penggunaan diksi yang tidak tepat terdapat pada kalimat ….

A. (1)

B. (3)

C. (4)

D. (6)

E. (8)


Pembahasan:

Mengacu pada kata sebelumnya seharusnya menggunakan istilah degradasi lingkungan bukan degradasi lahan. Maksud degradasi lingkungan adalah penurunan kualitas lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatan pembangunan yang dicirikan oleh tidak berfungsinya secara baik komponen-komponen lingkungan sebagaimana mestinya.

Jawaban: b


3. Kesalahan penggunaan tanda baca terdapat pada kalimat ….

A. (11)

B. (12)

C. (13)

D. (14)

E. (15)


Pembahasan

Tanda koma dipakai:

di belakang kata atau ungkapan penghubung antar kalimat yang terdapat pada awal kalimat dan di antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.

Pada kalimat (14) seharusnya “(14) Padahal, lahan dengan sumber dayanya berfungsi sebagai penyangga kehidupan hewan, tumbuhan, dan manusia.

Jawaban : D


4. Apakah penyebab utama terjadinya kerusakan lingkungan?

A. Manusia memandang alam sebagai bagian dari kehidupannya.

B. Adanya kesalahan cara pandang manusia terhadap alam.

C. Cara pandang seseorang memengaruhi perilakunya.

D. Cara pandang manusia terhadap alam berbeda-beda.

E. Ada berbagai bentuk kerusakan lingkungan di muka bumi ini.


Pembahasan

Jawaban B merupakan pertanyaan yang sesuai dengan isi teks tersebut pada kalimat (15) Kesalahan cara pandang dan pemahaman manusia tentang sistem lingkungan mempunyai andil besar terhadap kerusakan lingkungan.

Jawaban : B


5. Kalimat yang tidak efektif adalah kalimat ….

A. (1) dan (3)

B. (2) dan (5)

C. (6) dan (8)

D. (5) dan (8)

E. (7) dan (9)


Pembahasan

Ciri-ciri kalimat efektif adalah:

- Adanya kesatuan gagasan, yaitu memiliki subjek, predikat, serta unsur-unsur lain (O/K) yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.

Contoh: Di dalam keputusan itu merupakan kebijaksanaan yang dapat membantu keselamatan umumKalimat tersebut tidak efektif karena kata “Di dalam keputusan itu” bukan subjek, melainkan sebuah keterangan maka kata “Di dalam” dihilangkan.

- Adanya kesejajaran, yaitu memiliki kesamaan bentukan/imbuhan. 

Contoh: “Kakak menolong anak itu dengan dipapahnya ke pinggir jalan”. Kalimat tersebut tidak memiliki kesejajaran antara predikat-predikatnya. Yang satu menggunakan predikat aktif, yakni imbuhan me-, sedang yang satu lagi menggunakan predikat pasif, yakni menggunakan imbuhan di- maka perlu diubah sebagai berikut. “Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan”. Atau “Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan”.

- Adanya kehematan, yaitu tidak boleh menggunakan kata-kata yang tidak perlu. 

Contoh: “Bunga-bunga mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya”. Pemakaian kata bunga-bunga dalam kalimat di atas tidak perlu karena kata mawar, anyelir, dan melati terkandung makna bunga maka perlu diubah sebagai berikut. “Mawar, anyelir, dan melati sangat disukainya”.

- Adanya penekanan, yaitu kalimat yang dipentingkan harus diberi penekanan. Caranya: Mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat.

Contoh: “Harapan kami adalah agar soal ini dapat kita bicarakan lagi pada kesempatan lain”. Kalimat tersebut tidak efektif maka perlu mengubah posisi dalam kalimat, yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat sebagai berikut. “Pada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membicarakan lagi soal ini”.

Jawaban : E


6. Apa simpulan isi teks tersebut?

A. Kerusakan lingkungan selalu disebabkan oleh ulah manusia.

B. Kerusakan alam dan lingkungan terjadi dalam lingkungan nasional dan global.

C. Ada banyak faktor penyebab terjadinya kerusakan alam dan lingkungan.

D. Krisis lingkungan sudah sampai mengancam eksistensi planet bumi.

E. indikator kerusakan lingkungan adalah adanya degradasi lahan cukup nyata di depan mata.


Pembahasan

Simpulan adalah pendapat akhir berdasarkan pendapat-pendapat sebelumnya. Simpulan mencakup keseluruhan isi bacaan. Simpulan pada bacaan tersebut ditunjukkan pada kalimat “(1) Dewasa ini ulah manusia melakukan perusakan alam dan sistem lingkungan yang menopang kehidupan semakin nyata”.

Jawaban : A


Teks dibawah ini untuk soal no.7 sampai no.11

(1) Sebuah studi menunjukkan bahwa anak yang dibiasakan mendengarkan cerita sejak dini dan dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan jaringan otak yang lebih awal. (2) Sebaliknya, anak yang tidak dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan yang kurang pada jaringan tersebut. 

(3) Anak-anak balita dengan orang tua yang rutin membacakan buku untuk mereka mengalami perbedaan perilaku dan prestasi akademik dengan anak-anak dengan orang tua yang cenderung pasif dalam membacakan buku. (4) Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan perbedaan yang juga terjadi pada aktivitas otak anak. 

(5) Peneliti mengamati perubahan aktivitas otak anak-anak usia 3 sampai dengan 5 tahun yang mendengarkan orang tua mereka membacakan buku melalui scanner otak yang disebut functional magnetic resonance imaging (FMRI). 

(6) Orang tua menjawab pertanyaan tentang berapa banyak mereka membacakan cerita untuk anak-anak serta seberapa sering melakukan komunikasi. (7) Para peneliti melihat bahwa ketika anak-anak sedang mendengarkan orang tua bercerita, sejumlah daerah di bagian kiri otak menjadi lebih aktif. (8) Ini adalah daerah yang terlibat dalam memahami arti kata, konsep, dan memori. 

(9) Wilayah otak ini juga menjadi aktif ketika anak-anak bercerita atau membaca. (10) Pada studi ini menunjukkan bahwa perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda. (11) Yang lebih menarik adalah bagaimana aktivitas otak di wilayah ini lebih sibuk pada anak-anak yang orang tuanya gemar membaca. 

(12) Membacakan buku untuk anak membantu pertumbuhan neuron di daerah ini yang akan menguntungkan anak di masa depan dalam hal kebiasaan membaca.


7. Apa judul yang tepat untuk teks tersebut?

A. Pengenalan Kebiasaan Membaca sejak Dini

B. Balita dan Kebiasaan Mendengarkan Cerita

C. Pembiasaan Anak dalam Mendengarkan Cerita

D. Peningkatan Kinerja Otak melalui Membaca

E. Peran Orangtua dalam Membacakan Cerita


Pembahasan

Judul merupakan kalimat singkat yang menggambarkan isi bahasan/miniatur isi bahasan. Dengan judul, pembaca sudah bisa membayangkan apa yang akan diuraikan dalam bacaan tersebut.Judul yang sesuai dan mampu menggambarkan keseluruhan isi bacaan tersebut adalah Pengenalan Kebiasaan Membaca Sejak Dini.

Jawaban : A


8. Kalimat manakah yang TIDAK efektif dalam Teks 2?

A. 1 dan 7

B. 2 dan 8

C. 3 dan 9

D. 4 dan 10

E. 5 dan 12


Pembahasan

Syarat kalimat efektif:

- kebakuan struktur;

- ejaan yang benar;

- tidak ambigu/jelas;

- tidak pleonastis/kehematan kata.

Ketidakefektifan teks 2 tersebut pada kalimat ke-4 dan ke-10. Hal ini karena kedua kalimat tersebut tidak memenuhi unsur kebakuan struktur.

Pada kalimat (4) penggunaan kata menurut menyebabkan kalimat tersebut tidak mempunyai pola S (subjek) kalimat. Kata menurut dihilangkan, sehingga fungsi subjek (S) kalimat tersebut muncul/tidak hilang.

Pada kalimat (10), penggunaan kata pada menyebabkan kalimat tersebut juga tidak mempunyai pola S (subjek) kalimat. Kata pada dihilangkan, sehingga fungsi subjek (S) kalimat tersebut muncul/tidak hilang.

Jawaban : D


9. Bagaimana hubungan isi antarparagraf dalam teks 2?

A. Paragraf ke-2 memaparkan simpulan penelitian yang dibahas pada paragraf ke-1.

B. Paragraf ke-2 memerinci temuan penelitian yang dipaparkan pada paragraf ke-1.

C. Paragraf ke-2 memaparkan perbedaan perilaku yang dibahas pada paragraf ke-1.

D. Paragraf ke-1 memaparkan penelitian terhadap balita yang diuraikan pada paragraf ke-2.

E. Paragraf ke-1 memaparkan hasil penelitian yang diuraikan pada paragraf ke-2.


Pembahasan

Paragraf ke-2 menjelaskan/memerinci temuan penelitian tentang kebiasaan anak mendengarkan cerita atau bacaan dari orang tua berpengaruh pada perkembangan otak anak seperti dijelaskan pada paragraf ke-1.

Jawaban : B


10 Apa simpulan teks tersebut?

A. Anak-anak yang belajar membaca pada usia 3 – 5 tahun akan mempercepat perkembangan otaknya.

B. Semakin awal kebiasaan membaca buku diperkenalkan, semakin aktif otak anak bekerja.

C. Anak-anak yang mulai belajar membaca sejak balita akan menjadi anak-anak yang otak kirinya lebih aktif.

D. Kebiasaan mendengarkan cerita dan membaca sejak usia balita berdampak positif untuk perkembangan otak.

E. Otak kiri bertanggung jawab terhadap proses pemahaman arti kata dan konsep.


Pembahasan

Bacaan tersebut membahas kebiasaan anak mendengarkan cerita dari orang tua dan pengenalan kebiasaan membaca sejak balita.

Jawaban : D


11. Apa gagasan utama yang tepat untuk paragraf selanjutnya dari teks tersebut?

A. Tujuan membiasakan anak membaca cerita sejak usia dini.

B. Strategi penerapan hasil penelitian untuk pendidikan anak.

C. Faktor-faktor yang dapat mendorong anak gemar membaca.

D. Manfaat kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita pada anak.

E. Kebiasaan membaca dan mendengarkan cerita pada anak.


Pembahasan

Berdasarkan isi paragraf ke-1 dan ke-2, maka gagasan utama yang sesuai untuk paragraf berikutnya adalah bagaimana temuan hasil penelitian tentang kebiasaan mendengarkan cerita dan membaca sejak dini bagi anak balita diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat. Dengan demikian, unsur kohesi/ ide utama dan koheren/keterpaduan antar paragraf terpenuhi.

Jawaban : B


Teks berikut untuk soal no.12 sampai no.17

(1) Setelah memasuki abad ke-21, perkembangan teknologi terasa luar biasa, terutama yang berhubungan dengan telekomunikasi dan informasi sehingga alur informasi pun terjadi tanpa hambatan. 

(2) Untuk itu, dalam mengantisipasi pengaruh budaya luar yang negatif atau tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia, diperlukan penyaringan. (3) Sistim penyaringan bisa dilakukan dengan cara menanamkan nilai-nilai nasional terhadap anak-anak bangsa sejak dini, baik formal maupun nonformal; yang secara formal dilakukan di sekolah, sedangkan secara nonformal dilakukan di keluarga dan masyarakat. 

(4) Bila tidak dilakukan penyaringan yang baik, dikuatirkan muncul dampak buruk terhadap perilaku kehidupan bermasyarakat. (5) Hal ini dikarenakan perubahan cepat dalam teknologi informasi yang telah mengubah budaya sebagian besar masyarakat dunia. Terutama yang tinggal di perkotaan.


12. informasi pun

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. informasipun

C. informasi-pun

D. informasipun

E. "informasi pun"


Pembahasan

Kata informasi pun sudah tepat penulisannya sehingga tidak perlu diperbaiki.

Jawaban : A


13. Sistim

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. sistematis

C. sistematika

D. sistem

E. sistemik


Pembahasan

Kata sistim tidak tepat penulisannya sehingga perlu diperbaiki menjadi sistem.

Jawaban : D


14. nasional

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. nasionalisme

C. nasionalis

D. nasionalitas

E. nasionalisasi


Pembahasan

Kata nasional pemakaiannya sehingga perlu diperbaiki menjadi nasionalisme.

Jawaban : B


15. dikarenakan

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. oleh karena itu

C. menyebabkan

D. karena

E. disebabkan


Pembahasan

Kata dikarenakan tidak tepat penulisannya ( kata karena tidak dapat dilekati afiks) sehingga perlu diganti dengan disebabkan.

Jawaban : E


16. dikuatirkan

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. dihawatirkan

C. dikhawatirkan

D. dikawatirkan

E. di khawatirkan


Pembahasan

Kata dikuatirkan tidak tepat penulisannya sehingga perlu diganti dengan dikhawatirkan.

Jawaban : C


17. ke-21

A. TIDAK PERLU DIPERBAIKI

B. ke XXI

C. ke 21

D. ke duapuluh satu

E. kedua puluh-1


Pembahasan 

Kata bilangan tingkat ke-21 sudah tepat penulisannya sehingga tidak perlu diperbaiki.

Jawaban: A


Bacaan berikut untuk menjawab soal 18-20 !

(1) Jalan-jalan utama di dalam Kelurahan Tajur harus diperbaiki dengan segera. (2) Perbaikan tersebut berhubungan dengan peningkatan mutu jalan. (3) Peningkatan mutu jalan tersebut dengan lapisan aspal beton setebal 4 cm dapat menaikkan ketahanannya hingga 5 s.d. 10 tahun. 

(4) Apalagi, Perumahan Bumi Serpong Damai terus dibangun. (5) Pertimbangan untuk langkah itu ialah mengingat akan sifatnya sebagai jalan ekonomi. (6) Juga menghindari kerusakan setiap tahun sebagai akibat frekwensi maupun bobot kendaraan yang melewatinya yang makin meningkat. 

(7) Hal ini dilakukan karena old contruction tidak sesuai lagi dengan beban yang ada sekarang. (8) Kehadiran jalan yang bermutu tinggi sangat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(9) Masyarakat menengah yang hidup di Kelurahan Tajur itu lebih banyak menggunakan Sepeda untuk berpergian ke pasar atau ke kota. (10) Tentu saja jalan tersebut berguna sekali bagi mereka.


18. Paragraf di atas adalah paragraf ....

A. deduktif karena kalimat topik terletak di awal paragraph

B. induktif karena kalimat topik terletak di akhir paragraph

C. campuran karena kalimat topik terletak di awal dan akhir paragraf

D. ineratif karena kalimat topik berada di tengah paragraf

E. menyebar di setiap kalimat karena teks bersifat naratif


Pembahasan

Deduktif karena kalimat topik terletak di awal paragraf karena kalimat 2 s.d. 10 mendukung 

kalimat pertama sebagai kalimat topiknya.

Jawaban: A


19. Kalimat keenam merupakan kalimat tidak baku. Ketidakbakuan kalimat di atas disebabkan oleh ....

A. tidak adanya subjek

B. tidak adanya predikat

C. tidak adanya objek

D. berpredikat ganda

E. kalimatnya ambigu


Pembahasan

Tidak ada subjeknya karena (6) “Juga menghindari (Predikat) kerusakan setiap tahun (Objek) sebagai akibat frekwensi maupun bobot kendaraan yang melewatinya yang makin meningkat (Keterangan).”

Jawaban: A


20. Pola kalimat ketiga adalah ....

A. P-S

B. P-S-K

C. K-S-P-O

D. S-P-Pel-K

E. S-P-O-K


Pembahasan 

S-P-O-K karena (3) Peningkatan mutu jalan tersebut dengan lapisan aspal beton setebal 4 cm (Subjek) dapat menaikkan (Predikat) ketahanannya (Objek) hingga 5 s.d. 10 tahun (Keterangan).

Jawaban: E


Semoga bisa bermanfaat untuk anda. Terima kasih sudah berkunjung..

Unduh ebook PDF artikel diatas agar bisa disimak secara offline DISINI

Belum ada Komentar untuk "Soal Asli, Pembahasan dan Kunci Jawaban TPS PBM 2021"

Posting Komentar

Berkomentar menggunakan Akun Gmail agar mendapat notifikasi balasan dari Admin ^_^

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel